Berlangganan Artikel !

News Letter

 

Statistik Pengunjung


hari ini : 18
Total : 66743

Hits hari ini : 101
Total Hits : 212799

Online: 1

Visi dan Misi

Visi :

"Menjadi sebuah model lembaga pendidikan

yang memberi inspirasi

dalam menerapkan karakter kristus"

Dari perumusan visinya, terlihat bahwa Sekolah Komunitas Kristen Tunas Bangsa  mempunyai gambaran yang jelas tentang generasi yang diinginkan sebagai hasil dari  proses pendidikan yang dilakukannya. Dalam visi tersebut terdapat dua pokok  penting yaitu generasi muda yang “menjadi model” dan “menerapkan karakter Kristus”. Model dalam visi ini meliputi : 1. Pembelajaran yang berdasarkan pada Firman Tuhan; 2. Mendidik Anak Berdasarkan Karakter Kristus; 3. Sumber Daya Manusia; 4. Disiplin; 5. Metode mengajar yang inovatif; 6. Administrasi; 7. Prestasi; 8. Hubungan masyarakat; 9. Sarana Prasarana; 10. Keluarga murid Sekolah Kriten Tunas Bangsa. Sedangkan ”Menerapkan Karakter Kristus” yang dimaksud adalah setiap siswa hidup sesuai dengan Karakter Kristus. Disimpulkan  bahwa sekolah ini mempunyai visi yang sangat sesuai dengan prinsip pendidikan masa depan dan karateristik bangsa  Indonesia yaitu bangsa yang Berketuhanan Yang Maha Esa.

 

 Misi :

  "Menghasilkan pemimpin yang memiliki karakter kristus,

kompeten dan mampu memberi dampak terhadap lingkungan"

Upaya untuk mewujudkan misi tersebut  adalah sebagai berikut:

  • Menyelenggarakan pendidikan dasar bermutu melalui sistem pendidikan dan pengajaran yang inovatif,  kreatif  dan aktual
  • Mengembangkan  kecerdasan  intelektual (IQ), emosional (EQ), spiritual (SQ), dan daya juang (AQ) siswa secara seimbang
  • Mengembangkan karakter siswa ke arah kepenuhan Kristus
  • Menemukan, mengarahkan dan mengembangkan bakat/potensi siswa
                Sekolah Kristen Tunas Bangsa percaya bahwa setiap pribadi dipanggil untuk menjadi pemimpin (Ulangan 28:13). Oleh sebab itu kami memiliki komitmen agar setiap anak dibimbing dan diarahkan menjadi pemimpin-pemimpin yang berkarakter Kristus. Mereka juga harus memiliki kompetensi dan mampu memberi dampak positif terhadap lingkungan. Bangsa Indonesia tidak hanya membutuhkan pribadi-pribadi yang berintelektual tinggi saja tapi juga yang pribadi yang takut akan Allah, berkarakter kuat, dan memiliki moral yang sesuai dengan kebenaran. Pendidikan seperti ini harus dimulai sejak dini dan terus berkesinambungan.