Berlangganan Artikel !

News Letter

Untuk Berhenti Berlangganan klik disini »

Arsip Artikel

August 2018 (1)

March 2018 (1)

February 2018 (2)

October 2017 (1)

August 2017 (1)

August 2016 (5)

June 2016 (3)

April 2016 (3)

March 2016 (1)

February 2016 (1)

December 2015 (4)

September 2015 (2)

August 2015 (4)

July 2015 (5)

June 2015 (1)

May 2015 (1)

April 2015 (1)

February 2015 (1)

September 2014 (1)

May 2014 (1)

April 2014 (1)

March 2014 (2)

February 2014 (1)

January 2014 (2)

December 2013 (3)

November 2013 (3)

October 2013 (4)

September 2013 (6)

August 2013 (6)

July 2013 (2)

June 2013 (6)

May 2013 (7)

Arsip Saat Teduh

Banner Situs

Statistik Pengunjung


hari ini : 31
Total : 85451

Hits hari ini : 203
Total Hits : 335960

Online: 4

Teknik Membaca Efektif

Teknik Membaca Efektif. Membaca erat kaitannya dengan proses belajar. Seperti jika berada di ruang sekolah atau kampus. Bedanya, ilmu pengetahuan yang diberikan guru atau dosen di kelas dilakukan secara lisan. Dan,yang disampaikan juga sangat terbatas. Sementara di luar itu, buku, makalah, surat kabar, majalah, dan media online, merupakan sumber pengetahuan yang sangat luas Untuk itu setiap siswa, mahasiswa, atau siapa saja, perlu membaca buku atau tulisan lain di berbagai media. Namun, untuk memahami isinya dengan cepat, dibutuhkan ketrampilan tentang Teknik Membaca Efektif.

Tidak ada perbedaan antara membaca koran dan buku teks, bahkan dibandingkan dengan membaca komik. Padahal masing- masing membutuhkan tingkat konsentrasi dan kecepatan yang berbeda.

Untuk dapat membaca efektif, pertama, harus memahami tujuannya. Pastinya, membaca dilakukan untuk memperoleh informasi, menambah wawasan, atau sekadar menghibur diri. Berikut sejumlah teknik yang lazim digunakan dalam membaca, disesuaikan dengan tujuannya.

1.       Membaca sekilas (scanning. Teknik lni digunakan untuk mencari informasi tertentu dari suatu buku atau makalah, seperti sebuah definisi atau judul bab tertentu. Misalnya, jika sedang membuat tinjauan tentang sebuah novel dan mendadak lupa nama salah seorang tokoh yang mati dalam pertempuran. Pembaca tidak perlu membaca keseluruhan novel untuk mengetahui hal itu, cukup membaca sekilas pada bagian yang memuat kejadian pertempuran tersebut.

2.      Skimming. Teknik ini mirip dengan scanning, hanya saja tujuannya untuk mendapat gambaran ringkas akan isi suatu buku atau makalah. Jika seseorang mendapat tugas membaca lima judul buku dan harus membuat tinjauannya dalam waktu kurang dari tiga hari, mungkin tidak dapat menyelesaikannya jika harus membaca buku itu satu per satu. Cukup membaca secara skimming dan kembangkan tinjauan berdasarkan gambaran umum yang diperoleh.

3.      Untuk memahami. Teknik ini banyak digunakan untuk membaca materi pelajaran yang baru. Membaca dilakukan dengan lebih perlahan, mendalam dan terkadang diulang-ulang, sehingga terserap dalam ingatan. Untuk mengulang, dapat digunakan teknik skimming.

4.      Mengeja. Teknik ini digunakan jika menyangkut istilah asing atau teknis, misalnya fenilpropanolamina HCI. Tujuannya agar pengejaan nama tidak salah dan nama tersebut benar-benar masuk dalam ingatan.

5.       Mencatat. Kalau sudah menyangkut materi bacaan yang banyak, catatan-catatan kecil berupa kata kunci atau jembatan keledai akan sangat membantu mengingat keseluruhan bacaan

Demikian beberapa Teknik Membaca Efektif semoga bermanfaat.

 


Lihat Juga


0 Komentar di: Teknik Membaca Efektif

Isi Komentar :

(Masukkan 6 kode diatas)